Harga Cengkeh Membaik Di Tahun 2016

Jumat, 22 Januari 2016 09:37 WIB

Sibolga - Di awal tahun 2016 ini, sejumlah pedagang cengkeh terlihat cerah, pasalnya harga komoditas yang sempat menjadi primadona di Sumut ini bakal terus membaik. Tak seperti awal tahun lalu, pasaran cengkeh sempat sepi karena berkurangnya hasil panen.

Hendra, penampung cengkeh di Sibolga, mengatakan harga cengkeh saat ini berkisaran Rp 103 ribu per kilogram. Berbeda dengan 2015 yang harganya mencapai Rp 135 ribu perkilogramnya. Namun angka ini, menurut dia, relatif lebih baik. Pada Oktober 2015, harga cengkih sempat dijual Rp 80 ribu.

"Hasil panen 2015 cukup banyak. Tahun ini jumlahnya mungkin tak sebesar tahun lalu. Untuk cengkeh, hasil panennya selang-seling," kata Hendra kepada Logisnews, Kamis (21/1).

Saat ini, para petani telah banyak menanam cengkeh. Setelah pemerintah tidak lagi campur tangan seperti monopoli harga di tahun 1980 dengan keluarganya keputusan Presiden No. 8 th 1980 tentang Tata Niaga cengkeh Dalam negeri. Melalui kepres tersebut pemerintah menurunkan harga cengkeh hingga Rp 7.000,-/kilo. Mulai saat itu tanaman tersebut tidak banyak lagi ditanam oleh petani, karena harga murah dan hasilnya tidak memuaskan.

"Sekarang bibitnya sudah tinggi, pun tidak tumbuh subur," kata Adnan. Namun dia berharap, tren menanam cengkih saat ini akan mendorong harga komudis ini menjadi lebih baik lagi. (SM) 

Baca Juga [ Ekonomi ]