Pulau Mursala, Surga Tersembunyi di Samudera Hindia

Minggu, 02 Agustus 2015 20:22 WIB

Air terjun Pulau Mursala yang terjun langsung ke laut

Wisata air terjun mungkin sudah biasa kita datangi. Tapi bagaimana dengan air terjun yang berada di sebuah pulau yang airnya langsung jatuh ke laut. Pemandangan ini hanya bisa didapatkan di Pulau Mursala, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Matahari baru saja menampakkan dirinya saat kami bersiap-siap memulai perjalanan menuju Pulau Mursala. Pulau yang terletak di 01.38'6,09" Lintang Utara dan 98.35'7,22" Bujur Timur itu merupakan pulau terluas di kawasan Teluk Tapian Nauli. Perjalanan menuju Pulau Mursala ditempuh selama 4 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dari Pantai Sibolga. Dan perjalanan bisa lebih lama jika menggunakan kapal nelayan yang banyak terdapat di dermaga Sibolga.

Sebelum mencapai Pulau Mursala, kita akan disambut oleh beberapa pulau kecil yang berada  di sekitar Teluk Tapian Nauli. Pulau-pulau kecil ini seperti "tangga" menuju Pulau Mursala. 15 menit perjalanan dari Dermaga Sibolga, kita akan disambut oleh Pulau Poncan Ketek (Ketek dalam bahasa Sibolga artinya kecil). Pulau ini dalam sejarahnya merupakan cikal bakal berdirinya Kota Sibolga. Konon, sebelum Kota Sibolga dihuni oleh penduduk, Poncan Ketek adalah pusat perdagangan pertama di Teluk Tapian Nauli.

Pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, pulau ini sangat strategis dan dijadikan sebagai benteng karena berada di dalam teluk dan terhindar dari gelombang ombak Samudera Hindia. Pemandangan di pantai ini terlihat sangat indah dengan pantainya yang landai serta pasir putih yang membentang di sepanjang pulau.

Disebelah Pulau Poncan Ketek berdiri dengan megah Pulau Poncan Gadang (besar) yang dikelilingi oleh perbukitan dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi. Pada zaman penjajahan Inggris pulau ini dijadikan ladang tanaman lada yang hasilnya diekspor ke Eropa. Meski hanya sebuah pulau berukuran sedang, tapi Poncan Gadang dilengkapi dengan satu hutan tropis kecil yang rimbun. Hutan itu tumbuh di sebuah bukit kecil yang menyimpan situs sejarah Gua Jepang, sisa peninggalan Perang Dunia II.

Di pulau ini terdapat resort untuk para wisatawan yang berkunjung ke pulau tersebut. Begitu juga di Pulau Poncan Ketek yang juga terdapat resort meski tidak sebesar resort di Pulau Poncan Gadang. Resort di Poncan Gadang menyediakan penyewaan alat-alat memancing, snorkeling maupun diving dengan harga yang cukup bersahabat. Selain itu, tersedia pula fasilitas permainan air seperti jet sky dan banana boat. Untuk wisatawan keluarga, di resort ini juga tersedia sarana permainan anak seperti ayunan serta lapangan bola volley. Itulah sebabnya para wisatawan selalu menggunakan pulau ini sebagai hub untuk mengunjungi pulau-pulau lain di Teluk Sibolga.

Tidak jauh dari kedua pulau tersebut juga berdiri Pulau Situngkus yang berbentuk segitiga sama kaki, meruncing tinggi sendirian dan Pulau Putri Runduk. Kedua pulau ini merupakan pulau karang yang ditumbuhi oleh pepohonan yang membuat pulau tersebut cukup  hijau dan tidak terlihat seperti pulau karang.

Setelah menempuh kurang lebih 4 jam perjalanan, kita akhirnya sampai di Air Terjun Pulau Mursala. Kelelahan akibat perjalanan jauh mengarungi Samudera Hindia seketika sirna saat melihat secara langsung air terjun yang langsung jatuh ke laut lepas dengan ketinggan sekitar 35 meter. Air terjun Pulau Mursala berasal dari aliran sungai yang membelah pulau tersebut.

Air terjun itu menimbulkan riak yang berpadu dengan gelombang. Air mengalir pada batuan granit kemerah-merahan di tebing pulau, lalu tercurah dalam volume yang besar ke permukaan laut dengan bunyi berdebum-debum. Volume air terjun ini akan lebih besar lagi pada saat musim penghujan tiba.

Pesona Pulau Mursala tidak hanya berhenti pada air terjunnya. Panorama bawah lautnya tidak kalah menakjubkan. Terumbu karang di sekitar air terjun dapat dilihat secara jelas dari atas kapal dan mengundang siapapun yang melihat untuk melakukan snorkeling. Di perairan ini, 700 macam ikan tropis akan menghibur kegiatan snorkeling dan diving yang kita lakukan.

Inilah surga tersembunyi di tengah lautan Sumadera Hindia. Sebuah panorama alam yang luar biasa ciptaan Tuhan yang membuat para kelana sejak dulu kala terpesona. []Syafriwal Marbun

Baca Juga [ Travel ]