Booming Humor Mukidi

Mukidi bisa menjadi "Diplomat" Bangsa

Minggu, 28 Agustus 2016 20:07 WIB

Beberapa hari terakhir, cerita lucu tentang Mukidi telah menjadi viral yang ramai dibicarakan di media sosial. Cerita Mukidi yang lucu dan khas Indonesia ini rupanya berpotensi menjadi media diplomasi untuk mengenalkan budaya Indonesia ke penjuru dunia.

Potensi Mukidi menjadi media diplomasi ini misalnya disampaikan oleh salah satu penggagas Komunitas Peduli ASEAN, Hariqo Wibawa Satria. Menurut alumnus Pascasarjana Unv Paramadina Jurusan Diplomasi ini, cerita-cerita Mukidi bisa diekspor sehingga menjadi instrumen diplomasi mengenalkan budaya Indonesia. Caranya adalah dengan menyesuaikan selera humor yang dimiliki masyarakat dunia dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

"Bukan hal yang mustahil jika suatu hari nanti saat kita naik pesawat terbang. Tayangan-tayangan 'Just For laughs' yang biasa kita tonton berganti dengan cerita-cerita Mukidi yang lucu dan sarat pesan. Cerita-Cerita Mukidi juga bisa divideokan  bukan," ujar pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Komunikonten tersebut.

Hariqo menambahkan, masyarakat Indonesia bisa berperan untuk menjadikan Mukidi sebagai "diplomat" bangsa dengan cara turut menyebarkannya melalui media yang ada. Apalagi saat ini masyarakat Indonesia, khususnya kalangan muda mempunyai akses yang besar pada internet dan mampu menjangkau penggunaan telepon pintar (smart phone) yang fungsinya semakin beragam. Kian banyaknya aplikasi media sosial serta grup percakapan, telah memudahkan siapapun membuat, menyebar konten seperti meme, video, foto, infografis dan tulisan, termasuk tentang Mukidi. "Kini setiap orang bisa memilih, jadi sekadar penikmat konten, atau sekaligus produsen konten," tambah Hariqo.


Baca Juga [ Inspirasi ]