Perusahaan Game Online Juga Protes Trump

Minggu, 05 Februari 2017 07:42 WIB

Foto: Reuters

LOGISNEWS, JAKARTA - Tak cuma perusahaan teknologi yang menentang kebijakan imigrasi Amerika Serikat terbaru yang dikeluarkan oleh Donald Trump, industri game pun demikian.

Salah satunya adalah developer game Rock Band, Harmonix yang merilis pernyataan yang isinya menentang kebijakan tersebut. Pernyataan ini disampaikan melalui akun Twitter @Harmonix.

Dalam kicauannya, developer ini mengajak netizen untuk bersuara menentang kebijakan tersebut. "Kami mendorong semua orang untuk bekerja sama secara konstruktif untuk membuat suara Anda didengar," kicaunya.

Tak hanya itu, dalam kicauan Harmonix juga menunggah gambar yang isinya tulisan-tulisan terkait larangan imigran dari tujuh negara yang terdiri dari Irak, Suriah, Iran, Sudan, Libya, Somalia, dan Yaman untuk memasuki AS.

"Harmonix didirikan oleh imigran dari Timur Tengah. Banyak dari kami yang merupakan anak dari para imigran. Kami sangat percaya jika yang terbaik dari Harmonix mengalir dari beragam perspektif yang dimiliki oleh individu-individu berbakat mencakup banyak etnis, jenis kelamin, orientasi seksual, budaya, dan agama," ujar Harmonix.

Harmonix bukan satu-satunya dari industri game yang protes dengan kebijakan Trump. Organisasi di balik event E3, yakni Entertainment Software Association belum lama ini merilis pernyataan yang mendesak Gedung Putih untuk berhati-hati dalam kaitannya dengan imigrasi dan program pekerja asing. (DTC)

Baca Juga [ Gaya Hidup ]