DPR Mengeluh Gedung Nusantara I Miring, Ini Kata Menteri PUPR

Senin, 14 Agustus 2017 16:21 WIB

LOGISNEWS CO JAKARTA - DPR berulang kali mengeluhkan Gedung Nusantara I, yang menjadi kantor anggota DPR, miring. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menunggu permintaan resmi dari DPR untuk memperbaiki gedung wakil rakyat itu.

"Jadi saya sudah ditelepon dari pihak DPR terkait adanya informasi soal gedung miring, tapi untuk penanganan kita belum bisa melakukan, karena belum ada permintaan resmi dari DPR," kata Basuki saat dihubungi, Senin (14/8/2017).Basuki menunggu permintaan resmi dari DPR. Jika sudah ada permintaan, barulah kementeriannya bisa mengambil tindakan, apakah akan melakukan renovasi atau hal lain.

"Iya (pemeliharaan gedung DPR tanggung jawabnya) itu di PUPR, tapi sifatnya penugasan dalam bentuk Inpres. Jadi kami bergerak kalau ada Inpresnya," ujar Basuki.

"Jadi kalau sudah ada permintaan resmi dari DPR baru kami melakukan kajian dengan dasarnya ada Inpres. Kami akan melakukan tindakan," imbuhnya.Rencana pembangunan di Gedung Nusantara I memang sudah beberapa kali diwacanakan, namun hingga saat ini belum terealisasi. Pada tahun 2010 dan 2015, isu gedung DPR miring juga sudah terdengar, bahkan disebut-sebut kemiringannya hingga 7 derajat.

"Padahal rekomendasi Kementerian PUPR sudah harus ada renovasi yang menyeluruh karena bangunannya sudah miring, itu rekomendasi dari (Ditjen) Cipta Karya. Karena kondisi bangunannya sudah dari 15 tahun belum dipelihara," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (10/8/2017).

Baca Juga [ Nasional ]