Final Piala Presiden

Jakmania Menebar Teror, 10 Pemuda Diamankan Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2015 22:39 WIB

JAKARTA - Final Piala Presiden 2015 belum dimulai. Bahkan rombongan suporter Persib Bandung belum datang ke Jakarta. Tapi The Jakmania, suporter Persija Jakarta sudah mulai mengacau. 

Dini hari tadi, Sabtu (17/10) pukul 02.00 WIB puluhan The Jakmania berkumpul di Pancoran, Jakarta Selatan,  melakukan penghadangan terhadap sebuah minibus (travel) X-TRANS. Minibus ini dilempari di kawasan Pancoran, jelang masuk pintu tol dalam kota oleh gerombolan The Jak. Akibatnya, minibus X-TRANS bernomor polisi D 7814 AH mengalami kerusakan kaca depan sebelah kiri. 

Bahkan, gerombolan itu juga sempat akan men-swepping penumpang di dalam mobil. ‎Namun, belum sempat dilakukan, warga sekitar lekas mengamuk dan menyerbu gerombolan The Jak. 

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Aswin, membenarkan peristiwa itu. Tapi, warga keluar dari rumah dan menyerang pemuda The Jak. Kemudian Polisi datang dan akhirnya meringkus 10 pemuda diantaranya. "Sekarang ke-10 pemuda yang diringkus itu masih dimintai keterangan di Polres Jakarta Selatan," katanya. 

Ke-10 pemuda itu datang ke lokasi berdasarkan informasi yang didapat di media sosial. Disana ada provokasi untuk melakukan penyerangan dan berkumpul di lokasi tersebut untuk menghadang suporter Persib. 

Mereka yang diamankan yaitu, R (17), B (18), ES (18), W (18), AFC (18),  AKD (19), A (19), AM (20), AS (25), dan AM (29). Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka tidak saling mengenal antara satu sama lain. Saat diamankan, mereka tidak membawa senjata tajam. Mereka ditangkap beserta sepeda motor. 

Sementara itu, sepanjang Jumat malam (16/10) hingga Sabtu dinihari (17/10), terjadi lima perusakan bus dengan nomor Polisi awal 'D' atau Bandung. Belum diketahui apakah The Jak pelakunya. 

Juru Bicara Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ipung Purnomo membenarkan peristiwa penyerangan 6 bus oleh massa yang belum diketahui itu. 

Bus pertama yang menjadi sasaran serangan gerombolan remaja adalah Bus Primajasa. Bus jurusan Bandung - Jakarta itu dilempari batu saat melintas di Tol Dalam Kota. Pelemparan terjadi pada Jumat malam (16/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, kaca jendela Bus Primajasa pecah. 

Tak berselang lama, dua bus dengan nomor polisi asal Bandung atau plat D dirusak di wilayah Kuningan dan Senayan. Dua bus itu yakni Bus Surya Putera dan Wanaraja. Bus Surya Putera dilempari batu oleh sekelompok orang remaja di Asia Afrika Senayan, depan hotel Fairmont. Sedangkan bus Wanaraja berwarna kuning dirusak di dekat Perempatan Kuningan, Jakarta Selatan. Bus tersebut juga dilempari batu.

Tak cukup sampai di situ, gerombolan remaja juga melempari Bus Pariwisata di Tol Kebon Jeruk. Akibatnya, kaca Bus Pariwisata tersebut pecah. Bahkan, Bus Damri juga tak luput dari pelemparan batu oleh para remaja belasan tahun. Bus Damri Jurusan Bandara Soekarno Hatta-Slipi-Blok M dilempari batu di jalan tol, tepatnya di kawasan Pancoran. Saat pelemparan terjadi, Bus Damri ini sedang mengarah dari Semanggi ke Cawang. "Seluruh kasus penyerangan itu ditangani oleh Ditreskrim Polda Metro Jaya," kata Ipung.

Lalu, belum diketahui apakah 5 penyerangan terhadap bus bernomor polisi D itu pelakunya juga The Jak atau bukan. Kini kasusnya ditangani Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.[] Helmi Syarif

Baca Juga [ Olahraga ]